Jumat, 29 April 2011

order letters

PT. NUR ANUGERAH SENTOSA
Jln. Balaikota 27R
Semarang 30001
Jawa Tengah

Ref : SA/CL/17D
29th April,2011

Mr. Syaiful Hidayat
Finance Manager
PT. Tambang continental
26 Jln. Purnawarman tiga
Bandung 60001
Jawa Barat

Dear Mr. Syaiful,
We have received your letter of 1 April requesting
29 additional day within which to pay the amount of Rp.
290,000,000.00 due us for purchase you made last march.

We are happy to inform you that we would cooperate and
Will grant you the extra days you asked for.

We hope the extension we give will be of help to you and
Look forward to receiving your remittance.

Your Sincerely,


Abdul Ghani
Finance Manager

Selasa, 22 Maret 2011

surat komplain

LETTER OF COMPLAIN
DRAW CORPORATION
548 East Main Street
Liverpool, England 25000
Ref : order 170/35
14th August, 2008
Mr. Gustav Hamilton
HRD Manager
Manufactur company
15 west point street
Liverpool, England 24000
Dear Mr. Gustav,
I am writing to inform you that the fabric manufacturers are late with their delivery
of your material and our production is being held up. We shall not be able to despatch
your order until july 1st at the very earliest.
We will try to improve on this date, but we cannot promise you anything at this stage
We hope you will understand this situation
Your Sincerely,

Eveline Y. Thompson
HRD Manager.

Rabu, 02 Maret 2011

bahasa inggris bisnis 2

SIMPLE PRESENT
1. John walks to school
2. You read this book every morning
3. They visit me every week
4. The grass is green
5. The aeroplane flies in the sky

PRESENT CONTINUOUS
1. She is cooking rice now
2. You are sitting on my chair
3. I am reading a book now
4. We are working in an office in Surabaya
5. You are leaving by the nine o’clock bus

SIMPLE PAST
1. I often sent him letters last year
2. She visited me last month
3. Robi went to England last Monday
4. Andi bought a new car yesterday
5. Rika lost the cat last week

PAST CONTINUOUS
1. At this time last Wednesday she was going to the supermarket
2. I was crossing the street when I saw him
3. My mother was watching TV while my father was reading a newspaper
4. They were mustering the sheep while he was lying on the ground and we were watching them
5. While I was working in my garden, she called me

bahasa inggris bisnis 2

SIMPLE PRESENT
1. John walks to school
2. You read this book every morning
3. They visit me every week
4. The grass is green
5. The aeroplane flies in the sky

PRESENT CONTINUOUS
1. She is cooking rice now
2. You are sitting on my chair
3. I am reading a book now
4. We are working in an office in Surabaya
5. You are leaving by the nine o’clock bus

SIMPLE PAST
1. I often sent him letters last year
2. She visited me last month
3. Robi went to England last Monday
4. Andi bought a new car yesterday
5. Rika lost the cat last week

PAST CONTINUOUS
1. At this time last Wednesday she was going to the supermarket
2. I was crossing the street when I saw him
3. My mother was watching TV while my father was reading a newspaper
4. They were mustering the sheep while he was lying on the ground and we were watching them
5. While I was working in my garden, she called me

Rabu, 05 Januari 2011

Bisnis Dan Perlindungan Konsumen

BISNIS DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN
• Masyarakat modern adalah masyarakat bisnis
• Pelaku bisnis beranggapan hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dan bersikap netral
• Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memiliki peran melindungi konsumen dari tindakan produsen
• Hubungan Produsen Dan Konsumen
• Antara Produsen Dan Konsumen memiliki “Hak Kontraktual” yaitu Hak yang timbul dan dimiliki seseorang ketika memasuki suatu persetujuan atau kontrak dengan pihak lain
• Masyarakat modern adalah masyarakat bisnis
• Pelaku bisnis beranggapan hanya bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dan bersikap netral
• Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memiliki peran melindungi konsumen dari tindakan produsen
• Hubungan Produsen Dan Konsumen
• Antara Produsen Dan Konsumen memiliki “Hak Kontraktual” yaitu Hak yang timbul dan dimiliki seseorang ketika memasuki suatu persetujuan atau kontrak dengan pihak lain
Kewajiban Produsen
• Memenuhi ketentuan yang melekat pada produk
• Menyingkapkan semua informasi
• Tidak mengatakan yang tidak benar tentang produk yang diwarkan

Hak Pekerja

MACAM-MACAM HAK PEKERJA
Hak Atas Pekerjaan
Hak atas pekerjaan merupakan hak azasi manusia,karena.:
Pertama: kerja melekat pada tubuh manusia. Kerja adalah aktifitas tubuh dan karena itu tidak bisa dilepaskan atau difikirkan lepas dari tubuh manusia.
Kedua: kerja merupakan perwujudan diri manusia, melalui kerja manusia merealisasikan dirinya sebagai manusia dan sekaligus membangun hidup dan lingkungannya yang lebih manusiawi. Maka melalui kerja manusia menjadi manusia, melalui kerja mamnusia menentukan hidupnya sendiri sebagai manusia yang mandiri.
Ketiga: hak atas kerja juga merupakan salah satu hak asasi manusia karena kerja berkaitan dengan hak atas hidup, bahkan hak atas hidup yang layak.
Hak atas upah yang adil
Hak atas upah yang adil merupakan hak legal yang diterima dan dituntut seseorang sejak ia mengikat diri untuk bekerja pada suatu perusahaan. Dengan hak atas upah yang adil sesungguhnya bahwa:
Pertama: Bahwa setiap pekerja berhak mendapatkan upah, artinya setiap pekerja berhak untuk dibayar.Kedua: setiap orang tidak hanya berhak memperoleh upah, ia juga berhak memperoleh upah yang adil yaitu upah yang sebanding dengan tenaga yang telah disumbangkannya.
Hak untuk berserikat dan berkumpul
Hak atas perlindungan kesehatan dan keamanan
Hak untuk diproses hukum secara sah
Hak untuk diperlakukan secara sama
Hak atas rahasia pribadi
Hak atas kebebasan suara hati.

Keadilan Dalam Bisnis

KEADILAN DALAM BISNIS
Tanggung jawab sosial perusahaan mempunyai kaitan yg erat dg penegakan keadilan dlm masyarakat umumnya dan bisnis khususnya.
 Tanggung jawab sosial perusahaan berkaitan langsung dg perbaikan kondisi sosial ekonomi yg semakin sejahtera dan merata.
 Perlakukan yg sama thd semua orang sesuai dg hukum yg berlaku.
 Pembangunan nasional kita bertujuan mewujudkan masy. adil dan makmur. Dlm kenyataannya masih sering terjadi berbagai gejolak.
 Masalah keadilan berkaitan scr timbal balik dg kegiatan bisnis, khususnya bisnis yg baik dan etis. Terwujudnya keadilan masyarakat, akan melahirkan kondisi yg baik dan kondusif bagi kelangsungan bisnis. Praktik bisnis yg baik, etis, dan adil akan mewujudkan keadilan dlm masyarakat. Sebaliknya ketidakadilan yg merajalela akan menimbulkan gejolak sosial yg meresahkan para pelaku bisnis.
PAHAM TRADISIONAL DALAM BISNIS
a. Keadilan Legal
Menyangkut hubungan antara individu atau kelompok masyarakat dengan negara. Intinya adalah semua orang atau kelompok masyarakat diperlakukan secara sama oleh negara di hadapan hukum.
Dasar moral :
1. Semua orang adalah manusia yang mempunyai harkat dan martabat yang sama dan harus diperlakukan secara sama.
2. Semua orang adalah warga negara yang sama status dan kedudukannya, bahkan sama kewajiban sipilnya, sehingga harus diperlakukan sama sesuai dengan hukum yang berlaku.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

Syarat bagi Tanggung Jawab Moral
1. Tindakan itu dijalankan oleh pribadi yang rasional
2. Bebas dari tekanan, ancaman, paksaan atau apapun namanya
3. Orang yang melakukan tindakan tertentu memang mau melakukan tindakan itu
Anggapan bahwa perusahaan tidak punya tanggung jawab moral sama saja dengan mengatakan bahwa kegiatan perusahaan bukanlah kegiatan yang dijalankan oleh manusia. Tanggung jawab moral perusahaan dijalankan oleh staf manajemen. Tanggung jawab legal tidak dapat dipisahkan dari tanggung jawab moral.Sesungguhnya, pada tingkat operasional bukan hanya staf manajemen yang memikul tanggung jawab sosial dan moral perusahaan ini, melainkan seluruh karyawan….
Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
• Prinsip utama dalam suatu organisasi profesional, termasuk perusahaan, adalah bahwa struktur mengikuti strategi
• Artinya, struktur suatu organisasi didasarkan ditentukan oleh strategi dari organisasi atau perusahaan itu
• Strategi yang diwujudkan melalui struktur organisasi demi mencapai tujuan dan misi perusahaan perlu dievaluasi secara periodik, salah satu bentuk evaluasi yang mencakup nilai-nilai dan tanggung jawab sosial perusahaan adalah Audit Sosial

Etika Utilitarianisme Dalam Bisnis

Etika Utilitarianisme Dalam Bisnis
• Kriteria dan Prinsip Etika Utilitarianisme
• Nilai Positif Etika Utilitarianisme
• Utilitarianisme Sebagai Proses dan Standar Penilaian
• Analisa Keuntungan dan Kerugian
• Kelemahan Etika Utilitarianisme
Etika Utilitarianisme
• Dikembangkan pertama kali oleh Jeremi Bentham (1748 -1832).
• Adalah tentang bagaimana menilai baik buruknya suatu kebijaksanaan sosial politik, ekonomi dan legal secara moral.
Kelemahan Etika Utilitarisme
• Pertama, manfaat merupakan konsep yg begitu luas shg dalam kenyataan praktis akan menimbulkan kesulitan yg tidak sedikit
• Kedua, etika utilitarisme tidak pernah menganggap serius nilai suatu tindakan pd dirinya sendiri dan hanya memperhatikan nilai suatu tindakan sejauh berkaitan dg akibatnya.
• Ketiga, etika utilitarisme tidak pernah menganggap serius kemauan baik seseorang
• Keempat, variabel yg dinilai tidak semuanya dpt dikualifikasi.
• Kelima, seandainya ketiga kriteria dari etika utilitarisme saling bertentangan, maka akan ada kesulitan dlam menentukan proiritas di antara ketiganya
• Keenam, etika utilitarisme membenarkan hak kelompok minoritas tertentu dikorbankan demi kepentingan mayoritas

Bisnis Dan Etika

BISNIS DAN ETIKA
 Bisnis adalah suatu persaingan, sehingga pelaku bisnis harus berusaha dengan segala cara dan upaya untuk bisa menang
 Bisnis adalah bagian aktivitas yang penting dari masyarakat, sehingga norma atau nilai yang dianggap baik dan berlaku di masyarakat ikut dibawa serta dalam kegiatan bisnis
Keutamaan Etika bisnis
 1. Dalam bisnis modern, para pelaku bisnis dituntut untuk menjadi orang-orang profesional di bidangnya .Perusahaan yang unggul bukan hanya memiliki kinerja dalam bisnis,manajerial dan finansial yang baik akan tetapi juga kinerja etis dan etos bisnis yang baik
 2. Dalam persaingan bisnis yang sangat ketat,maka konsumen benar-benar raja.Kepercayaan konsumen dijaga dengan memperlihatkan citra bisnis yang baik dan etis
 3. Dalam sistem pasar terbuka dengan peran pemerintah yang menjamin kepentingan dan hak bagi semua pihak, maka perusahaan harus menjalankan bisnisnya dengan baik dan etis
 4. Perusahaan modern sangat menyadari bahwa karyawan bukanlah tenaga yang harus dieksploitasi demi mendapat keuntungan
Etos Bisnis
Etos bisnis adalah suatu kebiasaan atau budaya moral menyangkut kegiatan bisnis yang dianut dalam suatu perusahaan dari satu generasi ke generasi yang lain.
Inti etos ini adalah pembudayaan atau pembiasaan penghayatan akan nilai, norma, atau prinsip moral tertentu yang dianggap sebagai inti kekuatan dari suatu perusahaan yang juga membedakannya dari perusahaan yang lain.

Bisnis Sebuah Etika

Bisnis, bisa menjadi sebuah profesi etis, bila :
a. Ditunjang oleh sistem politik ekonomi yang kondusif
- aturan yg jelas dan fair
- kepastian keberlakuan aturan tersebut
- aturan hukum yg mengatur kegiatan bisnis
- sistem pemerintahan yg adil dan efektif
b. Prinsip-prinsip etis untuk berbisnis yang baik
Etika TerapanEtika sebagai Refleksi adalah pemikiran moral.
Secara umum Etika dibagi menjadi :
a. Etika Umum
b. Etika Khusus
Etika Umum berbicara mengenai norma dan nilai moral, kondisi-kondisi dasar bagi manusia untuk bertindak secara etis, bgmn manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika, lembaga-lembaga normatif dan semacamnya.
Etika Khusus adalah penerapan prinsip-prinsip atau norma-norma moral dasar dalam bidang kehidupan yg khusus.
Etika Profesi
a. Pengertian Profesi
Profesi dpt dirumuskan sbg pekerjaan yg dilakukan sbg nafkah hidup dg mengandalkan keahlian dan keterampilan yg tinggi dan dg melibatkan komitmen pribadi (moral) yg mendalam

Teori-Teori Etika Bisnis

Etika berasal dari dari kata Yunani ‘Ethos’ (jamak – ta etha), berarti adat istiadat. Etika berkaitan dengan nilai-nilai, tatacara hidup yg baik, aturan hidup yg baik dan segala kebiasaan yg dianut dan diwariskan dari satu orang ke orang yang lain atau dari satu generasi ke generasi yg lain. Pengertian harfiah dari etika dan moralitas, sama-sama berarti sistem nilai tentang bagaimana manusia harus hidup baik sebagai manusia yang telah diinstitusionalisasikan dalam sebuah adat kebiasaan yang kemudian terwujud dalam pola perilaku yang ajek dan terulang dalam kurun waktu yang lama sebagaimana laiknya sebuah kebiasaan. Etika sebagai filsafat moral tidak langsung memberi perintah konkret sebagai pegangan siap pakai. Norma à memberi pedoman tentang bagaimana kita harus hidup dan bertindak secara baik dan tepat, sekaligus menjadi dasar bagi penilaian mengenai baik buruknya perilaku dan tindakan kita.
Macam Norma :
Norma-norma Khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau kehidupan khusus, misalnya aturan olah raga, aturan pendidikan dan lain-lain
Norma-norma Umum sebaliknya lebih bersifat umum dan sampai pada tingkat tertentu boleh dikatakan bersifat universal.
Norma Sopan santun / Norma Etiket adalah norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriah dalam pergaulan sehari-hari
Norma Hukum adalah norma yang dituntut keberlakuannya secara tegas oleh masyarakat karena dianggap perlu dan niscaya demi keselamatan dan kesejahteraan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
Norma Moral, yaitu aturan mengenai sikap dan perilaku manusia sebagai manusia
Teori Etika
a. Etika Teleologi
dari kata Yunani, telos = tujuan,
Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yang mau dicapai dengan tindakan itu, atau berdasarkan akibat yang ditimbulkan oleh tindakan itu.

Rabu, 10 November 2010

Etika Pasar Bebas

Etis dan sehat tidaknya iklim bisnis, sangat ditentukan oleh sistem sosial politik yang dianut suatu negara. Supaya bisnis dapat dijalankan secara baik dan etis, dibutuhkan pula perangkat hukum yang baik dan adil. Harus ada aturan main yang fair, yang dijiwai oleh etika dan moralitas. Aturan main ini merupakan positivasi nilai-nilai moral dan menjadi pegangan konkret bagi semua pelaku bisnis. Artinya, aturan bisnis ini berlaku bagi semua pelaku bisnis dan mereka semua harus tunduk padanya. Kalau tidak, bisnis sulit bisa dijalankan secara baik dan etis.

Kendati hukum sangat penting, hukum hanya berfungsi untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi bisnis yang baik dan etis. Karena itu, hukum sendiri tidak memadai. Hukum menunjang moralitas dengan menciptakan ruang, peluang, dan iklim yang kondusif bagi praktek bisnis yang baik dan etis. Untuk mencari sistem sosial, politik dan ekonomi yang kondusif bagi praktek bisnis yang etis, perlunya pembahasan tentang keunggulan sistem ekonomi pasar dan peran pemerintah dalam sistem ekonomi pasar tersebut. Hal ini didasarkan pada asumsi bahwa ekonomi pasar adalah sistem-sosial-politik-ekonomi yang paling memungkinkan praktek bisnis yang etis.

Iklan dan Dimensi Etisnya

Salah satu topik dari etika bisnis yang banyak mendapat perhatian sampai sekarang, yaitu mengenai iklan. Sudah umum diketahui bahwa abad kita ini adalah abad informasi. Iklan memainkan peran yang sangat penting untuk menyampaikan informasi tentang suatu produk kepada masyarakat. Karena kecenderungan yang berlebihan untuk menarik konsumen agar membeli produk tertentu dengan memberi kesan dan pesan yang berlebihan tanpa memperhatikan berbagai norma dan nilai moral, iklan sering menyebabkan citra bisnis tercemar sebagai kegiatan tipu menipu, dan karena itu seakan antara bisnis dan etika ada jurang yang tak terjembatani.
Kebudayaan masyarakat modern adalah kebudayaan massa, kebudayaan serba instant dan kebudayaan serba tiruan. Iklan itu sendiri pada hakikatnya merupakan salah satu strategi pemasaran yang bermaksud untuk mendekatkan barang yang hendak di jual kepada konsumen. Dengan ini iklan berfungsi mendekatkan konsumen dengan produsen. Sasaran akhir seluruh kegiatan bisnis adalah agar barang yang telah dihasilkan bisa di jual kepada konsumen. Pada hakikatnya secara positif iklan adalah suatu metode yang digunakan untuk memungkinkan barang konsumen dapat dijual kepada konsumen.

Minggu, 11 April 2010

Ibu Menyusui Jarang Terkena Kanker Payudara

Ibu Menyusui Jarang Terkena Kanker Payudara

BANDUNG — Selain baik bagi kecerdasan otak anak, menyusui juga dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara bagi sang ibu, kata dr Dradjat R Suardi, spesialis kanker payudara.

“Ibu menyusui dapat mengurangi risiko tekena kanker payudara sebesar 10-15 persen,” katanya pada peresmian Yayasan Kanker Payudara Jawa Barat di Bandung.

“Pupuk” kanker adalah hormon estrogen dalam tubuh. Ketika masa hamil dan menyusui, muncul hormon progesterone. Hormon ini kemudian meningkat dan melakukan proteksi, sehingga hormon estrogen tidak lagi dominan,katanya.

Ia menjelaskan, jika sang ibu menyusui setelah melahirkan, maka terdapat jangka waktu 27 bulan bagi sang ibu dimana hormon estrogen tidak dominan dalam tubuh. Dikatakannya, bahwa dalam jangka waktu tersebut, risiko ibu terkena kanker payudara berkurang.

Meskipun pupuk kanker berasal dari hormon estrogen, tidak berarti kaum pria terhindar dari risiko kanker payudara.

Dalam tubuh pria juga terdapat hormon estrogen meskipun kadarnya tak sebanyak yang terkandung dalam tubuh wanita. “Laki-laki itu juga punya kelenjar payudara, hanya saja tidak berkembang seperti perempuan,” katanya lagi.

Risiko pria terkena kanker payudara adalah sebesar 1 persen. Gejala-gejala yang timbul pada pria yang terkena kanker ini serupa dengan wanita, seperti munculnya benjolan di payudara dan keluar cairan dari puting.

Umumnya gejala kanker payudara pada pria lebih mudah dikenali dibandingkan dengan wanita. “Kalau ada benjolan pada payudara lelaki akan lebih mudah terlihat, karena payudara mereka tidak berkembang seperti perempuan,” tambahnya.

- ant/ahi ::republika::

Bagaimana kriteria menilai tulisan baik atau buruk?

Bagaimana kriteria menilai tulisan baik atau buruk?
Oleh: ASM Romli

Publikasi 29/01/2003 10:44 WIB
Sumber: www.eramuslim.com
Assalamu'alaikum Wr.Wb

Sebelumnya perkenalkan, saat ini kami memegang amanah sebagai ketua divisi datif yang bertugas untuk mengambil informasi dan menyebarkannya di seluruh mahasiswa di jurusan kami, yaitu Departemen Teknik Kimia ITB. Lembaga da'wahnya bernama GAMISTEK ITB.

Contoh kegiatan kami berupa buletin Al-Iftitah dan mading kampus. Berkaitan dengan tugas kami tersebut, tentunya kami memerlukan bantuan kakak-kakak sekalian di BATIC dalam hal yang berkaitan dengan jurnalistik.
Pertanyaan saya:

1. Kriteria apa sajakah yang dapat menyatakan suatu tulisan itu baik atau buruk?
2. Hal-hal apa sajakah yang diperlukan seseorang untuk menulis?
3. Bagaimana caranya agar membuat orang tertarik untuk ikut dalam suatu kegiatan tertentu, atau tertarik untuk membaca sebuah artikel?
4. Jika kami ingin mengadakan pelatihan jurnalistik, dan kami ingin agar kakak-kakak sekalian yang menjadi instrukturnya, bagaimana prosedurnya?
Atas bantuan kakak-kakak sekalian, kami ucapkan terima kasih.
Assalamu'alaikum Wr.Wb
Zulfan Adi Putra zulfan169@om


Wa’alaikum salam wr. wb.

1. Tulisan yang baik adalah yang mudah dimengerti, informasi dan pesannya jelas, menggunakan bahasa jurnalistik, menaati kaidah bahasa, bahasannya sistematis, judulnya menarik, dan mengandung kebenaran. Kriteria lainnya, tulisan yang baik adalah yang memenuhi nilai berita (news value), yakni aktual, faktual, penting, dan menarik. Tulisan yang buruk tentu yang memiliki kriteria sebaliknya dari tulisan yang baik tersebut.

2. Hal-hal yang diperlukan seseorang untuk menulis adalah niat, motivasi, ide, referensi bagi pengembangan ide dan penulisannya, mampu berbahasa tulisan dan menguasa bahasa jurnalistik, suka membaca untuk menambah wawasan, pengetahuan, dan mengasah daya analisis serta menambah referensi. Selain itu, penulis mampu menyesuaikan gaya penulisan dan gaya bahasanya dengan visi, misi, dan karakteristik pembacanya. Selengkapnya tentang hal ini, baca deh buku saya Panduan Menjadi Penulis (BATIC PRESS, 2002) dan buku saya yang terbaru berjudul Jurnalistik Terapan (BATIC-PRESS 2003).

3. Agar orang tertarik untuk ikut dalam suatu kegiatan: gencarkan publikasi atau promosi, beri rangsangan atau motivasi, dan meyakinkan manfaat yang bisa diperolehnya. Agar orang tertarik untuk membaca sebuah artikel, penuhi kriteria tulisan yang baik seperti pada poin 1.

4. Prosedurnya mengundang instruktur dari BATIC mudah saja, kirimkan proposal atau undangan ke BATIC di Jl. Dalemkaum 130-B Bandung, Tlp./Fax. (022) 4263193.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

ASM. Romli

Cerpen Hari Ibu

Hati Ibu - Cerpen Hari Ibu


Aku melangkah tergesa. Tak sabar agar segera sampai di rumah. Dalam benakku tergambar senyum mengambang di bibir Ayah. Membayangkan senyum Ayah kedua kaki jenjangku semakin gesit berloncatan.
“Aku menang lomba menulis cerpen, yah,” ucapku begitu menginjak teras sambil memamerkan piala di tanganku.
Ayah menurunkan koran yang sedang dibacanya lalu menatapku sebentar, setelah itu membaca lagi.
Melihat wajah datar Ayah senyum di bibirku surut. Bergegas aku masuk rumah, menemui ibu.

“Ibu,” panggilku.
Tidak ada jawaban.
“Ibu,” ulangku.
Masih bisu. Kucari ke kamar, tak ada, di dapur aku juga tak menemukan ibu.
Kutinggalkan dapur lalu masuk kamar. Kutaruh piala kuning keemasan itu di atas meja belajarku. Kurebahkan tubuh di kasur sambil memejamkan mata. Tapi baru beberapa menit aku rebahan sepasang telingaku mendengar suara ibu dari luar.

“Dira mau hadiah apa?”
“Dira minta dibelikan sepeda motor,” suara Dira, kakakku.
“Keinginanmu nanti ibu sampaikan pada ayah,” sahut ibu.
“Dengan atau tanpa persetujuan ayah Dira harus punya motor,” Dira ngotot.
Pelan-pelan kuseret langkah ke luar kamar. “Ibu, dari mana?” tanyaku.
“Dari MP. Dira juara satu lomba fashion di Mall Pekanbaru,” kata ibu dengan mata berbinar.
Aku tersenyum sambil menyalami Dira.

“Itu apa?” tanya ibu melihat piala di tanganku.
“Farah juara dua lomba menulis cerpen antar fakultas,” kataku.
Ibu diam.
“Boleh di pajang di lemari depan, Bu?”
Ibu menggeleng, “Disimpan di kamar saja. Lemari depan khusus tempat piala-piala milik Dira,” tegas ibu.
Ada perih di ujung hatiku.

***

Beberapa hari setelah kejadian itu aku membawa satu tas besar pakaian untuk menginap di kost Ummu, teman serujusanku. Jarak kost Ummu hanya beberapa meter dari kampus.
“Sudah bilang sama ibu mau nginap di sini?” tanya Ummu.
Aku menggeleng, “Ibu tidak akan kehilangan meskipun aku mati.”
“Jangan bicara seperti itu.”

“Ibu baru ribut kalau Dira yang hilang.”
“Jangan terus kau pupuk cemburumu.”
“Aku tak akan cemburu andai mereka tak pilih kasih.”
“Mungkin seperti itu cara mereka menyayangi kalian.”
“Entah,” kataku malas.
Aku membalikkan tubuh memunggungi Ummu. Diam-diam kuseka mataku yang basah.

***

Seperti dugaanku ibu tak peduli meski aku tak pulang berhari-hari. Ayah pun tak risau meski anak gadisnya tak memberi kabar.
“Ummu, aku minta izin untuk tinggal di sini satu minggu lagi,” kataku setelah beberapa hari berselang.
“Aku boleh saja. Tapi kau kasih kabar dulu ke ortu,” sahut Ummu.
“Tak perlu, Mu.”

Melihat kerasku Ummu tak bersuara. Aku bertekad akan pulang jika ibu menjemput dan memintaku pulang dengan penuh kelembutan. Seperti yang ibu lakukan beberapa tahun yang lalu terhadap Dira, saat gadis itu ikut kemah bersama organisasi pramukanya di tengah hutan. Saat berhari-hari Dira tak pulang ibu luar biasa panik. Kemudian ibu meminta ayah menyusul Dira. Ketika tiba di rumah Dira disambut bagai ratu, syukuran besar-besaran lagi-lagi digelar karena tak terjadi apa-apa terhadap gadis tinggi semampai itu.
Saat ingatanku menerobos ke masa lalu tiba-tiba handphoneku bergetar, nomor rumah. Aku berharap itu ibu.
“Ibu masuk rumah sakit, Non,” terdengar suara Bik Warsih, pembantu di rumah kami.
“Kapan? Kenapa?” tanyaku bertubi-tubi.

“Sejak dua hari yang lalu…”
“Kenapa saya baru dihubungi sekarang?” potongku.
“Nomor non Farah tidak bisa dihubungi dari kemarin.”
Aku menelan ludah pahit. Menyesal mematikan handpone selama dua hari ini. Begitu sambungan ditutup aku bergegas ke rumah sakit.

Saat tiba di ruangan icu kulihat tubuh ibu dibalut selang infuse. Aku menangis melihat kondisi ibu.
“Ibu sakit apa?” tanyaku pada ayah yang memegangi lengan ibu.
“Dua hari yang lalu kaki ibu terpeleset saat mau ke luar kamar mandi.”
“Lalu…” kejarku tak sabar.

Ayah diam sambil menyeka matanya yang basah. Aku menunggu.
“Kepala ibu pecah, darah menyembur, dokter bilang ibu harus dioperasi. Tetapi sejak dioperasi ibu belum sadar sampai sekarang.”
Aku merinding mendengarnya.

***

Ini sudah memasuki pekan kedua, tapi kondisi ibu tidak ada memperlihatkan perkembangan berarti.
Kugenggam jemari ibu erat-erat. Pelan tangan itu bergerak. Aku tersentak. Kulihat bibir ibu juga bergerak. Seperti mengeluarkan suara meski tak jelas. Kudekatkan telingaku ke bibir ibu.
“Farah,” ucap ibu.

Aku tak yakin pada pendengaranku.
Hening. Aku semakin mendekatkan telingaku, menunggu perempuan itu memanggilku. Tapi mulut itu tak lagi bersuara. Namun rasa gembira tetap menyergapku.
“Dimana Dira dan ayahmu?” ibu bertanya tiba-tiba.
“Mereka di luar, biar…” gegas aku beranjak dari pembaringan ibu.
“Jangan!” cegah ibu.
Aku berbalik.

“Saat ini ibu ingin berdua saja denganmu.”
Aku menoleh. Menduga-duga. Kulihat wanita itu menarik nafas.
“Ibu tahu kau cemburu pada Dira. Ibu tak pernah merayakan apapun saat kau meraih sesuatu.”
Sunyi sesaat.

“Ketahuilah, Nak. Biaya syukuran itu mahal, itulah sebabnya ibu hanya membuatnya untuk Dira,” kata ibu dengan mata bertelaga.
Aku diam saja.
“Jika perhatian ibu lebih besar pada Dira karena menurut ibu Dira tak sekuat kau.”
“Ibu menyayangiku?” tanyaku dengan suara bergetar.
Ibu tak segera menjawab. Pelan wanita itu bangkit seraya memelukku, “Tak ada orang tua yang tak sayang anaknya,” ucap ibu diantara isaknya.

Meski semula enggan, pelan-pelan aku membalas pelukan ibu. Beberapa saat tak ada suara. Kurasakan ibu semakin mempererat pelukannya. Lama. Namun saat aku melerai pelukan, kudapati ibu tak lagi bergerak. Tubuhnya sedingin es.

***

Hari ini 28 Desember. Hari jadi ibu. Gundukan tanah di depanku masih merah. Kuelus nisan ibu. Mengingat saat-saat terakhir bersama ibu setumpuk cemburuku pada Dira lenyap. Pelan kutengadahkan wajah menatap langit, dalam diam aku berdoa agar langit menjaga ibu dari atas, “Selamat ulang tahu, Bu,” bisikku.

* Desi Sommalia Gustina
Mahasiswi UIR, Pekanbaru.

Tabir Senja di Dusun Kecil

Tabir Senja di Dusun Kecil


Kidung bulan di kaki langit
Mengalun tembang mentari
merah saga
Menarik selimut langit kelam
sang kegelapan

Siang meronta, dibalik bayangan
megah kerdip bintang
di atas tanah bulan sabit
desa batang hari

Dusun secuil gambut
senja merona kian menghujam
lenyap dalam cerita
bersama surya
timbul tenggelam

Karya: Muhammad
Siswa SMAN 3 Bengkalis

puisi yang berjudul Sahabat yang Hilang

Sahabat yang Hilang


Ada sahabat yang hilang
Yang sering menjengukku dengan pena-pena tajamnya
Membangunkanku dengan syair-sayir lugunya

Malam tadi mimpiku bertemu mimpinya
Mungkin ia pedih dalam kesendirian
Menyusur gelap tak berbatas
Mengutip sepi tak terperi
Hingga sehelai surat ia selipkan dipejamku

Pagi ini kutemukan penanya tergeletak di pinggir jalan
Menunggu tuan yang siap memungutnya
Akulah dia…

Karya: Sugiarti
Pengelola Bulletin Ar-Royyan UNRI

puisi yang berjudul Sahabat Kecil

Sahabat Kecil


Kala itu kulihat ia duduk termanggu
Sendiri dengan pakaian
bak seorang pangeran kecil
Aku berdiri tegap di depannya dan
membusungkan dada seolah aku
adalah seorang ibu suri
Aku mengacungkan jari telunjukku
yang begitu lentik tepat dihadapannya
Ia menatapku dan mata itu
memancarkan rasa ragu yang teramat besar
Aku tersenyum manis padanya
dan segera menarik tangan mungil itu
untuk berjalan mengikutiku
Sejenak ia tak ingin mengikuti bayang itu
Namun paras ayuku seolah melumpuhkan ia
Hingga hatinya luluh terhadap segala inginku
Kini wajah lugu sang pangeran kecil
tak pernah lagi terlihat olehku
Hanya ia dan segala kedewasaannya
yang selalu mengayomi langkahku
Melindungiku layaknya aku menjaganya sedari dulu
Aku rindu akan kehadirannya di kala itu
Seorang sahabat kecil yang selalu bersamaku
dalam bimbang maupun ragu
————–

Puisi Persahabatan
Ni Veren N
Siswi SMA N 12 Pekanbaru